Belajar Conjunctions Dalam Bahasa Inggris Di Tahun 2020

| |

Conjunctions dalam bahasa inggris adalah solusi untuk kamu yang sering merasa kesulitan membuat kalimat. Biasanya, orang-orang mengatasi kesulitan ini dengan cara mengulang-ulang kata, frasa, atau klausa. Misalnya begini:

This morning I wake up at 6 o’clock. I take a bath. I eat my breakfast. I go to school at 6.30 with my friend.”

Dalam paragraf di atas terdapat empat klausa pendek, yaitu: I wake up, I take a bath, I eat, I go. Apa yang kamu rasakan saat membaca kalimat di atas? Aneh gak sih pas dibaca atau diucapkan?

Pengulangan seperti di atas bukan hanya membuat pembaca atau pendengar merasa aneh namun membuat kalimat mejadi gak efektif. Buat kamu yang sering melakukan hal ini sebenarnya ada banyak cara untuk menghindari pengulangan kata atau frasa dalam sebuah kalimat bahasa inggris.

Namun untuk kali ini, saya hanya akan membahas salah satu cara yang biasa digunakan, yaitu: menggunakan conjunctions atau kata sambung dalam bahasa inggris. Dalam kesempatan ini, kamu akan mempelajari tentang:

Apa itu conjunctions?

Conjunctions adalah kata yang dipakai untuk menyambungkan kata, frasa, atau klausa dalam sebuah kalimat. Biasa disebut juga sebagai “kata sambung”.

Sebelum membahas conjunction lebih jauh, saya ingin sedikit membahas tentang frasa dan klausa agar kamu nggak kebingungan saat membaca artikel ini.

Frasa adalah kumpulan kata-kata tanpa kata kerja (verb) di dalamnya. Sedangkan klausa adalah kumpulan kata dengan kata kerja (verb) di dalamnya.

Contoh Frasa: the bus to Jakarta

Contoh Klausa: ​the bus goes to Jakarta

Dalam contoh pertama, “the bus to Jakarta” berarti bus yang punya tujuan ke Jakarta. Sedangkan contoh kedua “the bus goes to Jakarta” berarti bus nya pergi ke Jakarta.

Beda kan?

Nah seperti yang kita tahu, adverb pun bisa digunakan untuk menyambungkan kata, frasa dan klausa dalam kalimat. Namun kamu harus ingat bahwa ada perbedaan antara conjunctions dan adverb.

Conjunctions, menyambungkan kata, frasa, dan klausa tanpa mengubah makna atau memodifikasi bentuknya. conjunctions hanya menyambungkan antara satu part of speech dengan yang lainnya. Sedangkan adverb menyambungkan sekaligus mengubah dan memodifikasinya.

Jenis conjunctions dalam bahasa inggris

Umumnya, ada empat jenis conjunctions yang harus kamu ketahui, yaitu:

  1. Coordinate conjunctions
  2. Correlative conjunctions
  3. Subordinate conjunctions
  4. Compund conjunctions

Diantara coordinative, correlative, subordinate, dan compound conjunctions; coordinate conjunctions paling sering ditemukan dalam percakapan sehari-hari.

Language notes:

Selain empat conjunctions di atas, ada juga yang mengungkapkan empat jenis conjuntions yang lainnya yaitu: Additive conjunctions, Adversative conjunctions, Causal conjunctions, dan temporal conjunctions.

Karena keempatnya masih belum umum diajarkan di Indonesia, saya nggak membahasnya dalam artikel ini. Untuk informasi lebih lanjut tentang conjunctions “baru” di atas kamu bisa membacanya di sini.

Coordinate conjunctions

Coordinate conjunctions adalah kata penghubung yang menghubungkan kata, frasa, dan klausa yang setara; atau memliki fungsi gramatikal yang sama dalam sebuah kalimat. Misalnya noun dengan noun, pronoun dengan pronoun, verb dengan verb.

Ada tujuh macam coordinating conjunctions, yaitu: For, And, Nor, But, Or, Yet, dan So. Biasa juga disingkat menjad “FANBOYS” dan masing-masing memiliki fungsinya sendiri.

Jadi mereka nggak digunakan secara sembarangan karena ada ketentuan yang harus dipenuhi lebih dulu. Simak penjelasan ketentuan penggunaan coordinate conjunctions “FANBOYS” di bawah ini:

For

For dalam coordinating conjunctions memiliki arti “karena” atau sama dengan “because.” Oleh karena itu, for digunakan untuk menunjukan sebab-akibat bukan posisi seperti dalam preposition. Contohnya:

I will be late to the party, for I am working at seven.” (Aku akan datang terlambat ke pesta nanti, karena aku masih ada pekerjaan jam tujuh nanti)

I drank some water for I was thirsty.”(Aku minum air karena aku merasa haus)

She put on a sweater for it was cold outside.”(dia menggunakan sweater karena di luar cuaca sedang dingin)

And

Dalam bahasa inggris, and digunakan untuk menghubungkan dua kata, frasa atau klausa yang serupa, satu jenis, atau memiliki fungsi grammatikal yang sama. Misalnya: noun dengan noun, verb dengan verb, ideas dengan ideas, independent clause dengan independent clause etc. Contohnya:

The president visited townsand cities across the country.” (Bapak Presiden mengunjungi kota dan desa-desa di seluruh negeri)

The house is warmand comfortable. (Rumah ini hangat dan menyenangkan)

“The weather was coldand windy.” (cuaca kemarin dingin dan berangin)

“There were several carsand trucks in the street” (Ada beberapa mobil dan truk di jalan)

Yang saya garis bawahi adalah kata yang disambungkan oleh conjunctions and.

Nor

Seringkali orang-orang bingung membedakan antara nor dengan or. Kalau kamu pun merasakan hal yang sama,coba ingat arti dari masing-masing katanya. Dalam bahasa inggris, norartinya “juga tidak” sedangkan orartinya “atau.”

Agar lebih jelas, perhatikan contoh nor dalam kalimat di bawah ini:

She doesn’t drink milk, nor does she eat butter.” (Dia tidak meminum susu, dia juga tidak memakan biskuit)

I can’t whistle, nor can I sing” (aku tak bisa bersiul, aku juga tak bisa bernyanyi)

He didn’t study last night, nor did he read his book.” (dia tidak belajar tadi malam, dia juga tidak membaca buku)

They were not wearing jackets, nor were they carrying umbrellas.” (mereka nggak menggunakan jaket, juga tidak membawa payung)

But

But digunakan saat ada dua hal yang berlawanan dalamsatu kalimat. Contohnya:

She studied hard, but she could not score well in the test.” (dia sudah belajar dengan keras, tapi dia nggak mendapatkan hasil yang baik pada saat tes)

Perhatikan yang saya garis bawahi dalam kalimat di atas, “study hard” dengan “could not score well” tentu sangat berlawanan karena pada umumnya, jika kamu belajar dengan keras, kamu akan mendapatkan nilai yang baik kan?

Or

Or digunakan saat kita mempunyai pilihan pada dua buah frasa maupun kata di dalam satu kalimat. Contohnya:

Would you take a cup of teaorcoffee?” (kamu mau beli teh atau kopi?)

Yet

Yet sebenarnya bisa juga digunakan untuk menggantikan but karena keduanya mempunyai arti yang sama. Tapi demi kelengkapan rumus yang sudah ada, saya memisahkan but dengan yet. Berikut ini contoh dari yet:

Tom studied a lot, yet he didn’t pass the test.” (Tom sudah banyak belajar, tapi dia nggak lolos tesnya)

So

So digunakan untuk menunjukan tujuan (purpose) maupun hasil (result) dari dua buah kalimat independen. Contohnya:

  • Purpose (tujuan):

Your mother went to the store, so we can bake cookies tonight.” (ibumu pergi berbelanja ke toko kue jadi kita bisa membuat kue malam ini)

Dalam kalimat di atas, “bake cookies tonight” adalah tujuan (alasan) Ibu pergi ke warung.

  • Result (hasil):

She didn’t wake up on time, so she was late for work.” (dia nggak bangun tepat waktu, jadi dia terlambat datang kerja)

Nah, di sini terlambat datang kerjaadalah hasil dari gak bangun tepat waktu.”

Selanjutnya, saya menemukan sebuah paper yang menjelaskan bahwa coordinating conjunctions juga dibagi menjadi tiga macam berdasarkan fungsinya, yaitu:

  • Cumulative atau Capulative conjunctions
  • Adversative conjunctions; dan
  • Disjunctive atau alternative conjunctions

Cumulative atau Capulative conjunctions

Ini adalah conjunctions yang digunakan untuk menggabungkan ungkapan dengan ungkapan; atau menambahkan satu ungkapan pada ungkapan yang lainnya.

Kata-kata cumulative conjunctions adalah: and, so, both … and, as well as, not only … but also, no less than, etc. Contoh kalimatnya adalah sebagai berikut:

He looked and smiled at me.” (dia menatapku dan tersenyum padaku)

He is my father so I respect him.” (dia adalah ayahku maka aku menghargainya)

They both gave me money and stood by me in my trouble.” (mereka berdua memberiku uang dan menemaniku saat aku dalam kesulitan)

As well as writing the letter for me, he posted it.” (bersamaan dengan menuliskan suratnya untukku, dia pun mengirimkannya untukku)

She, no less than her friend, tried to cheat me.” (dia, nggak beda jauh dengan temannya, mencoba mencurangiku)

Adversative conjunctions

Ini adalah jenis coordinating conjunctions tentang sesuatu yang “berlawanan dengan ekspektasi.” Ekspektasi di sini tentu saja subjektif; tergantung apa yang sedang dibahas dan proses komunikasi yang dilakukan.

Kata-kata adversative conjunctions adalah: but, still, only etc. Contoh kalimatnya adalah sebagai berikut:

She is beautiful but poor.” (dia cantik tapi miskin)

You are intelligent still you have to work hard.” (kamu itu pintar tetap saja kamu harus kerja keras)

Disjunctive atau alternative conjunctions

Ini adalah coordinating conjunctions yang digunakan untuk mengekspresikan pilihan antara dua pilihan yang ada. Kata-kata disjunctive atau alternative conjunctions adalah: or, nor, either…or, neither…nor, else, whether…or, otherwise, etc. Contoh kalimatnya:

You must tell me the truth or I cannot help you.” (kamu harus mengatakan padaku yang sebenarnya atau aku takan bisa menolongmu)

She is not a teacher nor a typist.” (dia bukan seorang guru juga bukan seorang typist)

You must either return my money or sell your house to me.” (kamu harus memilih antara mengembalikan uangku atau menjual rumahmu padaku)

She neither loved him nor liked to marry him.” (dia tidak mencintai pacarnya juga tidak ingin menikahinya)

You must do the work sincerely else you will lose the job. (kamu harus melakukan pekerjaanmu dengna baik atau kamu akan kehilangan pekerjaanmu)

Correlative conjunctions

Correlative conjunctions atau paired conjunctions memiliki kegunaan yang sama dengan coordinating conjunctions namun bentuknya berbeda. Correlative conjunctions terdiri dari dua kata yang digunakan secara bersamaan.

Contoh correlative conjunctions, yaitu:

Both (keduanya) And
Not only (bukan hanya) But also (tapi juga)
Neither (tidak juga) Nor (maupun)
Either (antara) Or (atau)
Wether (apakah)

Berkut ini adalah contoh kalimat correlative conjunctions:

both my mother and sister are here” (ibuku dan kakakku, keduanya ada di sini)

Not only my mother but also my sister is here” (nggak hanya ibuku tapi kakakku juga ada di sini)

neither my mother nor my sister is here”(baik ibuku maupun kakakku nggak ada di sini)

either my mother or my sister is here” (baik ibuku maupun kakakku ada di sini)

I don’t care wether my mother or my sister is here” (aku nggak peduli apakah ibuku atau kakakku ada di sini)

Perhatikan kata-kata yang ditulis tebal dalam kalimat di atas!

Dalam kalimat pertama yaitu “both-and,” to be yang digunakan bentuknya (plural): are. Dengan kata lain “both-and” harus menggunakan to be bentuk plural (are & were).

Untuk “not only-but also”, “neither-nor”, dan “either-or” to be yang digunakan tergantung bentuk noun sebelum to be. Misalnya dalam contoh di atas, bentuk noun nya single, maka to be-nya pun menjadi is, bukan are.

Conjunctive adverb

Conjuntive adverb biasanya digunakan untuk menggabungkan dua kalimat yang mempunyai makna yang berhubungan dekat.

Contohnya:

lightning struck the old farmhourse”

the old farmhouse burned to the ground”

Dua kalimat di atas merupakan dua buah kejadian yang berbeda. Kalimat pertama membicarakan peternakan yang terkena sambaran petir sedangkan kalimat kedua membicarakan tentang peternakan yang terbakar habis. Entah itu karena listrik yang konslet, percikan api, atau tersambar petir.

Jadi meskipun kejadiannya berbeda, tapi masih memiliki hubungan satu sama lain. Artinya keduanya bisa digabungkan menggunakan conjunctive adverb.

Hasil penggabungan keduanya akan jadi seperti ini kurang lebih:

the lightning struck the old farmhouse; therefore, it burned to the ground. (Petir menyambar peternakan tua itu; oleh karena itu, peternakan itu habis terbakar api)

language note:

ketika conjunctive adverb menghubungkan dua buah kalimat lengkap (yang teridiri dari SPOK), jangan lupa tambahkan semicolon (;) sebelum conjunctive adverbnya kemudian tambahkan koma (,) setelahnya.

Contoh conjunctive adverb yang lainnya adalah:

Therefore(karena itu) However(namun) Anyway(bagaimanapun)
Moreover(bahkan) Nevertheless (namun) Instead(sebagai gantinya)
Thus(jadi) Hence(karena) Meanwhile(sementara itu)
Consequently(karena itu) Otherwise(jika tidak) Furthermore (selanjutnya)
Asaresult(hasil dari) Besides(selain) Still(tetap saja)

Subordinate conjunctions

Jenis conjunctions yang terakhir adalah subordnate conjunctions. Subordinate conjunctions biasa digunakan untuk menghubungkan dua buah kalimat lengkap (SPOK) dengan gagasan pokok yang berbeda.

Contoh kalimat subordinate conjunctions:

She was confused.” “ She didn’t ask any questions.”“Although she was confused, she didn’t ask any questions.”

“The road was slippery.” “The truck drivers stopped carefully.”“The truck drivers stopped carefullybecause the road was slippery.

“I will be able to come sometime.” “I am not sure when that time will be.”“I am not surewhen I will be able to come.

Contoh subordinate conjunctions yang lainnya adalah:

After (setelah) Than(dari) How(bagaimana)
Since(sejak) Why(mengapa) Before(sebelum)
Whether(apakah) As if(seolah-olah) Until (sampai)
Although(meskipun) Though(meskipun) Even if (bahkan jika)
While(sementara) When(saat) If(jika)
Where(dimana) Because(karenaa)
As(karena) Unless (kecuali jika)

Dalam paper yang saya temukan, disebutkan bahwa subordinatie conjunctions juga dapat dibagi lagi menjadi 8 bagian, yaitu:

time Menunjukan urutan waktu Mary had left before my arrival
Cause or reason Menunjukan hubungan sebab-akibat (sebagai akibat dari…) As she is my sister, I like her
Result or consequence Menunjukan hubungan sebab-akibat (karena hal ini…) He talked too fast that I could not understand him
Purpose Menunjukan hubungan sebab-akibat (untuk tujuan ini) I will help him now so that he can help me tomorrow
Condition Menunjukan keadaan yang kondisional Unless the strike is called out, there will be no lecture tomorrow
Circumstance Menunjukan keadaan yang sudah terpenuhi Seeing that the weather has improved, we shall enjoy our game.
Concession Kalimat yang menggunakan kata “though & although” No goals were scored, though it was an exciting game.
Comparison Menunjukan perbandingan antara dependent dan independent clause She respected me more than I thought.

Fungsi conjunctions dalam bahasa inggris

Beberapa fungsi conjunctions sudah saya jelaskan dengan jenisnya di atas. Sub-bab ini untuk membahas fungsi-fungsi yang belum saya sebutkan serta mencegah kamu kebingungan saat memahami jenis-jenis conjunctions.

Jadi fungsi “tambahan” conjunctions selanjutnya adalah:

  1. Untuk menghubungkan phrase dengan phrase
  2. Untuk menghubungkan kelompok kata (conjunctions list)
  3. Untuk menggabungkan kalimat
  4. Untuk menunjukan waktu
  5. Untuk mengungkapkan alasan
  6. Untuk mengungkapkan tujuan

Simak penjelasan singkat tentang keenam fungsi tambahan conjunctions di bawah ini:

Menghubungkan phrase dengan phrase

Untuk menghubungkan phrase dengan phrase, gunakan conjunctions and, but dan or. Contohnya:

We like going shoppingandvisiting museums.” (kami senang belanja dan mengunjungi musium)

I tell my parentsandmy best friend all my secrets.”(aku mengatakan semua rahasiaku kepada orang tua dan teman baikku)

Some of my toys are dirtyanda bit broken.” (beberapa mainanku kotor dan sedikit rusak)

The car is very oldbut still very reliable. (mobil ini sangat tua tapi masih dapat diandalkan)

The weather was very sunnybutrather cold. (cuaca hari ini sangat cerah tapi cukup dingin)

Menghubungkan kelompok kata (conjunctions list)

Untuk menghubungkan beberapa kata secara langsung dalam satu kalimat (list of words) gunakan conjunctions anddan or. Contohnya:

We bought milk, eggs, cheeseandbutter.” (kami membeli susu, telur, keju dan biskuit)

My favorite teachers are Mr. Lee, Mrs. CarterandMr. Park.” (guru favorit ku adalah Mr. Lee, Mrs. Carter dan Mr. Park)

In the morning I get up, take a shower, eat breakfastandbrush my teeth.” (di pagi hari aku bangun tidur, mandi, sarapan dan menyikat gigiku)

Menggabungkan kalimat

Untuk menghubungkan kalimat secara langsung, kamu bisa menggunakan conjunctions and, butdan or. Contohnya:

Sam is playing football.” “Eric is reading a book.” (Sam sedang bermain bola. Eric sedang membaca buku)“Sam is playing footballandEric is reading a book” (Sam sedang bermain bola dan Eric sedang membaca buku)

Meera phoned her friend Anna.”“She wasn’t at home.” (Meera menelpon temannya Anna. Dia nggak ada di rumah)“Meera phoned her friend Anna, butshe wasn’t at home.” (Mira menelpon temannya Anna tapi dia nggak ada di rumah)

Hurry up!”“You’ll be late for school”. (Cepat! Kamu akan terlambat ke sekolah)“Hurry uporyou’ll be late for school!” (Cepat atau kamu akan terlambat ke sekolah)

Menunjukan waktu

Selain conjunctions yang sudah saya jelaskan di atas, ada juga conjunctions yang menunjukan kapan suatu kejadian terjadi, yaitu: before, after, since, until, when, while, as and as soon as. Contoh:

Take the toy out of the box before you throw the box away.” (Keluarkan mainannya dari kardus sebelum kamu membuang kardusnya)

Before you leave the house, be sure that you’ve got your backpack.” (Sebelum meninggalkan rumah pastikana kamu sudah membawa ranselmu)

I usually do my homework after I have my dinner.” (Aku biasanya mengerjakan pekerjaan rumahku setelah makan malam)

After I went to bed, I heard a strange noise downstairs”. (Setelah masuk ke kamar tidur, aku mendengar suara aneh di lantai bawah)

We’ve moved to a new house since I last wrote to you.” (Kami sudah pindah ke rumah baru sejak aku mengirimkan surat terakhirku padamu)

Since the new teacher arrived, we all enjoy our work more.” (Sejak guru baru itu tiba, kami semua lebih menikati pekerjaan kami)

Mengungkapkan alasan

Untuk mengungkapkan alasan, gunakan conjunctions because, since, as dan in case. Contohnya:

I sat down because I was feeling tired.” (Aku istirahat karena aku merasa kelelahan)

Because we arrived late, we missed the beginning of the play.” (karena kita datang terlambat, kita ketinggalan pembukaan nya)

I took an apple since it was the only fruit in the bowl.” (aku mengambil apel karena itu adalah satu-satunya buah yang ada di dalam mangkuk)

Since you have finished your homework, you can help me make dinner.” (karena kamu sudah menyelesaikan pekerjaan rumahmu, kamu akan membantuku menyiapkan makan malam)

Mengungkapkan tujuan

Untuk menyatakan alasan atau tujuan dari suatu kegiatan, gunakan conjunctions so, so that dan in order. Contohnya:

The children are wearing hats so they won’t get sunburned.” (anak-anak mengenakan topi jadi mereka nggak akan kepanasan)

John took a map so that he wouldn’t get lost.” (John membawa map maka dia nggak akan tersesat)

She goes jogging every morning in order to keep fit.” (dia pergi lari pagi untuk menjaga tubuhnya tetap sehat)

Akhirnya selesai sudah saya membahas conjunctions secara lengkap dalam artikel kali ini. Apakah kamu sudah mulai mengerti tentang conjunctions dalam bahasa dan penggunaannya? Semoga kamu semua paham ya.

Jika kamu merasa kebingungan tentang materi conjunctions dalam bahasa inggris ini, silahkan tulis semuanya langsung di kolom komentar. Saya akan berusaha secepat mungkin membalasnya. Semoga tulisan ini dapat memberikan apa yang kamu cari ya.

Happy learning and good luck for you guys!

Previous

Offering Help Dalam Bahasa Inggris: Penjelasan Lengkap, Contoh Dan Artinya

Biodata Diri Dalam Bahasa Inggris: Bentuk, kosakata dan Contohnya

Next

Tinggalkan komentar