Belajar 13 Jenis Teks Dalam Bahasa Inggris Secara Mendalam

| |

Belajar menyampaikan gagasan atau ide melalui tulisan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris kita. Namun, untuk dapat membuat sebuah tulisan, kita harus menguasai berbagai jenis teks dalam Bahasa Inggris yang ada terlebih dulu.

Sejak SMP, SMA, sampai dengan Perguruan Tinggi saya selalu belajar tentang jenis-jenis teks dalam Bahasa Inggris. Oleh karena itu dalam tulisan kali ini saya akan membahasnya secara lengkap.

Kita akan membahas pengertian dan penjelasan setiap jenis teks, ciri-cirinya, sampai cara membedakan teks yang satu dengan yang lain, berikut dengan struktur teks dan contohnya.

Apa itu jenis teks dalam Bahasa Inggris dan mengapa kamu harus mempelajarinya?

Salah satu fungsi sebuah teks adalah untuk menyampaikan gagasan atau ide yang kita miliki. Untuk memenuhi tujuan ini, teks kemudian dibagi menjadi beberapa jenis sesuai dengan tujuan dari setiap gagasan atau ide di dalamnya.

Jadi kesimpulannya, jenis teks adalah kategori yang dibagi berdasarkan tujuan yang ingin dicapai oleh penulis.

Lalu kenapa sih kita harus mempelajari dan menguasai berbagai jenis teks yang ada dalam Bahasa Inggris? Jawabannya agar kita dapat menyampaikan ide atau gagasan dengan jelas dan baik sehingga orang yang membaca tulisan kita dapat mengerti dan memahaminya dengan baik.

13 Jenis teks dalam Bahasa Inggris

Dalam Bahasa Inggris secara umum teks dibagi menjadi 3 kategori yaitu description text, narration text, dan argumentation text.

Description text adalah teks yang digunakan untuk mendeskripsikan atau menjelaskan sesuatu yang nyata dengan jelas, baik itu benda mati ataupun makhluk hidup. Jenis teks yang masuk ke dalam kategori ini adalah descriptive, report, procedural, explanation, dan review texts.

Narration text adalah teks yang digunakan untuk memberikan hiburan dan menarik perhatian pembacanya. Jenis-jenis Narration text adalah narrative, recount, news item, spoof dan anecdote texts.

Argumentation text adalah teks yang digunakan untuk menyampaikan opini atau pendapat dengan tujuan memberikan informasi dan memengaruhi pembaca sehingga memiliki opini atau pendapat yang sama dengan kita. Argumentation text ini terdiri dari Analyctical Exposition, Horatory Exposition, Discussion texts.

Untuk memudahkan kamu, perhatikan tabel di bawah ini:

Desctiption Narration Argumentation
Descriptive
Report
Procedural
Explanation
Review
Narrative
Recount
News Item
Spoof
Anecdote
Analytical Exposition
Horatory Exposition
Discussion

Descriptive text

Descriptive adalah teks yang menjelaskan secara spesifik tentang seseorang, tempat, sesuatu, dan kondisi tertentu lainnya. Dalam descriptive teks, penulis menggambarkan sesuatu berdasarkan pengalamannya sendiri. Contohnya: apa yang penulis lihat, baca atau pun rasakan.

Umumnya struktur descriptive teks terdiri dari dua paragraf utama, yaitu:

  • Paragraf yang berisi identifikasi umum
  • Paragraf yang berisi deskripsi yang lebih detail lagi.

Dalam paragraf pertama, penulis biasanya mengeksplor topik untuk menjawab pertanyaan “siapa, apa, kapan dan di mana” tentang topik utama dari tulisannya.

Sedangkan dalam paragraf kedua, penulis memasukan deskripsi yang menjawab pertanyaan “bagaimana sesuatu terlihat, di mana hal tersebut dapat dilihat, apa yang dilakukannya, dan apa yang membuatnya spesial”.

Ciri-ciri dari descriptive teks adalah:

  1. Menggunakan simple present tense
  2. Menggunakan action verb
  3. Menggunakan adverb (kata keterangan)
  4. Menggunakan istilah-istilah khusus
  5. Menggunakan attributive dan identifying process
  6. Menggunakan nominal adjective (kata sifat) dan nominal classifiers

Berikut ini adalah tabel ringkasan generic structure (struktur teks), tujuan dan ciri-ciri descriptive teks:

Tujuan Generic structure Ciri-ciri
Menjelaskan seseorang, tempat, sesuatu, dan beberapa kondisi secara spesifik 1. Identifikasi umum: Mengeksplor topik dengan tujuan untuk menjawab pertanyaan siapa, apa, kapan dan di mana.
2. Deskripsi mendetail: Berisi deskripsi yang menjawab pertanyaan bagaimana sesuatu itu terlihat, di mana hal tersebut dapat dilihat, apa yang dilakukannya, dan apa yang membuatnya spesial.
1. menggunakan simple present tense
2. menggunakan action verb
3. menggunakan adverb (kata keterangan)
4. menggunakan istilah-istilah khusus
5. menggunakan attributive dan identifying process
6. menggunakan nominal adjective (kata sifat) dan nominal classifiers

Contoh descriptive teks:

Borobudur Temple

Borobudur is Hindu – Budhist temple. It was build in the nineth century under Sailendra dynasty of ancient Mataram kingdom. Borobudur is located in Magelang, Central Java, Indonesia.

Borobudur is well-known all over the world. Its construction is influenced by the Gupta architecture of India. The temple is constructed on a hill 46 m high and consist of eight step like stone terrace. The first five terrace are square and surrounded by walls adorned with Budhist sculpture in bas-relief. The upper three are circular. Each of them is with a circle of bell shape-stupa. The entire adifice is crowned by a large stupa at the centre at the centre of the top circle. The way to the summit extends through some 4.8 km of passage and stairways.

The design of Borobudur which symbolizes the structure of universe influences temples at Angkor, Cambodia. Borobudur temple which is rededicated as an Indonesian monument in 1983 is a valuable treasure for Indonesian people.

Report text

Report teks adalah teks yang menjelaskan detail dari sesuatu apa adanya. Dalam report teks ada klasifikasi umum dan deskripsi umum tentang sesuatu yang dibahas. Selain itu, biasanya diskusi dalam report teks dimulai dengan definisi singkat atau klasifikasi tentang sesuatu yang akan didiskusikan.

Report teks seringkali sangat mirip dengan descriptive teks. Yang membedakan adalah deskriptive teks mencakup penjelasan tentang suatu objek secara spesifik, sedangkan report teks menjelaskannya secara umum.

Ciri-ciri report teks:

  1. Memperkenalkan grup atau aspek umum dari yang dibahas
  2. Menggunakan koneksi logis yang sifatnya kondisional (tergantung kondisinya)
  3. Menggunakan simple present tense.

Berikut ini adalah tabel ringkasan generic structure (struktur teks), tujuan dan ciri-ciri report teks:

Tujuan Generic structure Ciri-ciri
Untuk menyediakan infomasi tentang sesuatu secara umum
Untuk mengidentifikasi sebuah objek dan menggambarkannya sesuai dengan klasifikasi, grup atau spesies
1. Klasifikasi umum
2. deskripsi

1. memperkenalkan grup atau aspek umum dari yang dibahas
2. menggunakan koneksi logis yang sifatnya kondisional (tergantung kondisinya)
3. Menggunakan simple present tense.

Contoh report teks:

Fax Machine

Fax, the short term for facsimile is a telecommunications technology used to transfer copies (facsimiles) of documents, especially using affordable devices operating over the telephone network. The word telefax, short for telefacsimile, for “make a copy at a distance”, is also used as a synonym. The device is also known as a telecopier in certain industries. When sending documents to people at large distances, faxes have a distinct advantage over postal mail in that the delivery is nearly instant, yet its disadvantages in quality and its proprietary format have relegated it to a position beneath email as the prevailing form of electronic document transferral.

Procedural

Procedural teks ditulis dengan struktur yang tersusun secara runut di dalamnya.

Struktur tersebut terdiri dari:

  • Tujuan
  • Peralatan
  • Langkah-langkah

Namun, semua elemen ini gak selalu tersusun seperti itu ada dalam setiap procedural teks.

Beberapa diantaranya ada yang menggabungkan peralatan ke dalam tulisan sesuai dengan keperluannya. Tujuan dari struktur yang tersusun secara runut ini adalah untuk menunjukan langkah-langkah yang diperlukan untuk melakukan atau membuat sesuatu dengan baik sampai tuntas.

Sebagian besar procedural teks dibuat dengan membagi paragraf ke dalam 3 bagian, yaitu: stating goal, stating the material and equipment, dan showing the steps.

Stating goal berisi tujuan utama dari sebuah procedural teks, umumnya ditemukan di bagian judul. Lalu stating the material and equipment berisi apa saja peralatan dan bahan-bahan yang dibutuhkan, terakhir showing the steps berisi langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai tujuan, dari awal sampai selesai.

Procedural teks sangat identik dengan kalimat perintah, maka kamu harus sangat familiar dengan kalimat perintah serta larangan. Contoh procedural teks yang biasa kita temukan adalah: How to cook, how to use, how to make, how to wear, dan how to clean.

Ciri-ciri procedural teks:

  1. Menggunakan simple present tense
  2. Menggunakan kalimat perintah
  3. Menggunakan adverb (kata keterangan)
  4. Mengunakan istilah-istilah teknis.

Berikut ini adalah tabel ringkasan generic structure (struktur teks), tujuan dan ciri-ciri procedural teks:

Tujuan Generic Structure Ciri-ciri
Untuk membantu pembaca mengetahui cara membuat atau melakukan sesuatu. 1. Tujuan
2. Alat-alat yang dibutuhkan
3. Langkah-langkah atau metode yang digunakan
1. Menggunakan simple present tense
2. Menggunakan kalimat perintah
3. Menggunakan adverb (kata keterangan)
4. Mengunakan istilah-istilah teknis.

Contoh Procedural teks:

How to Cook Pasta

Boil some pasta, give some spaghetti sauce, then we will have the ideal meal for young adult. The way to boil pasta is very easy; we just need to follow these instructions below.

First, we need to fill a large pot with3⁄4 full of cold water. Then, we have to turn the burner of the stove to “High” and place the pot on it. We need to wait until the water in the pot boil. Then, add a tablespoon of salt. More pasta means more salt. Take the pasta and put it on the boiling water and stir it around. Boil the water once again. Read the instructions on the package and cook the pasta as long as it is instructed. We have to stir the pasta sometimes so that it will not stick to each other.

To find out if the pasta is done, we can taste it at the earliest time instructed on the package. The texture should be tender but maybe still firm to the bite. When we still see a little ring of uncooked pasta, it means we have to wait for a minute or more before we remove it from the stove.

When it is done, remove from the stove and pour it into a colander in the sink. We need to shake any excess water. To prevent pasta from sticking, we can add a couple drops of olive oil.

How to Cook Omelet

Here is the best omelet recipe. What we need and how to cook are shown you below

Ingredients:

  1. 1 egg
  2. 1 tablespoon milk
  3. A pinch of salt
  4. A pinch of powdered pepper
  5. 1 tablespoon vegetable oil

Cooking direction:

  • Crack the egg into a bowl.
  • Put milk, salt, and pepper to the egg.
  • Beat the egg until mixed perfectly using a whisk or fork
  • Heat the pan on the stove over medium heat.
  • Spread vegetable oil on the surface of the pan.
  • Pour the egg on the pan and wait until the egg half cooked.
  • Fold the egg into half round and flip it.
  • Wait until the egg fully cooked. Flip if needed.
  • Take the omelet out of the pan and put it on the plate.
  • Serve omelet immediately

Note:

  1. You can add various ingredients to the egg mix such as onion, mushroom, vegetable, smoked beef, cheese, etc., to create different taste.
  2. You can substitute vegetable oil with other oil or butter.
  3. Milk will make the texture smooth. If you do not have milk or do not like milk, you can substitute it with 1-teaspoon of water.

Explanation text

Explanation teks tediri dari pernyataan umum dan diikuti oleh penjelasan yang tersusun. Tujuan explnations teks adalah untuk menggambarkan bagaimana sesuatu dapat terbentuk dan mengapa sesuatu tersebut ada dan dapat terjadi.

Ada perbedaan penting antara explanation teks dengan procedure teks yang harus kamu tahu. Pertama, explanation teks biasanya membuat deskripsi tentang bagaimana sesuatu dapat terjadi atau muncul. Sedangkan procedure teks membuat instruksi tentang bagaimana cara untuk membuat atau melakukan sesuatu secara lengkap.

Ciri-ciri explanation teks:

  1. Menggunakan simple present tense
  2. Menggunakan adverbial phrase dan noun phrase
  3. Mennggunakan istilah-istilah teknis
  4. Menggunakan action verb dan passive voice.
  5. Menggunakan general dan abstract noun
  6. Menggunakan conjunction of time dan couse-effect.

Berikut ini adalah tabel ringkasan generic structure (struktur teks), tujuan dan ciri-ciri explanation teks:

Tujuan Generic Structure Ciri-ciri
Untuk menjelaskan proses di dalam suatu fenomena, hal ini menyangkut: formasi, pekerjaan atau budaya sosial. 1. General statement
2. Explanation
3. Closing
1. Menggunakan simple present tense
2. Menggunakan adverbial phrase dan noun phrase
3. Mennggunakan istilah-istilah teknis
4. Menggunakan action verb dan passive voice.
5. Menggunakan general dan abstract noun
6. Menggunakan conjunction of time dan couse-effect.

Contoh explanation teks:

How does Rain Happen?

Rain is the primary source of fresh water for most areas of the world, providing suitable conditions for diverse ecosystems, as well as water for hydroelectric power plants and crop irrigation.

The phenomenon of rain is actually a water circle. The concept of the water cycle involves the sun heating the Earth’s surface water and causing the surface water to evaporate. The water vapor rises into the Earth’s atmosphere. The water in the atmosphere cools and condenses into liquid droplets. The droplets grow until they are heavy and fall to the earth as precipitation which can be in the form of rain or snow.

However, not all rain reaches the surface. Some evaporates while falling through dry air. This is called virga, a phenomenon which is often seen in hot, dry desert regions.

Review Text

Review teks dibuat dengan tujuan untuk mengkritisi atau mengevaluasi sebuah karya seni, acara, kegiatan, maupun produk dengan tujuan untuk dibaca oleh banyak orang.

Ciri-ciri review teks:

  1. Fokus pada partisipan tertentu
  2. Menggunakan adjective
  3. Menggunakan klausa yang panjang dan kompleks
  4. Menggunakan metaphor

Berikut ini adalah tabel ringkasan generic structure (struktur teks), tujuan dan ciri-ciri review teks:

Tujuan Generic Structure Ciri-ciri
Untuk mengkritisi atau mengevaluasi sebuah karya seni atau acara dengan tujuan untuk dibaca oleh banyak orang 1. Orientation
2. Evaluation
3. Interpretative Recount
4. Evaluation
5. Evaluative Summation
1. Fokus pada partisipan tertentu
2. Menggunakan adjective
3. Menggunakan klausa yang panjang dan kompleks
4. Menggunakan metaphor

Contoh review teks:


Online Shopping Software

Internet makes great impacts on the way we do something, including running business. Formerly, business had to be physically conducted by face to face. Now days, it has changed. It may be conducted by computer to computer. This way is then what we call electronic commerce, or in short e-commerce.

Since internet has spread and appeared trustful, many businessmen rely on it. They have ability to run their business in easy way, flexible place and time. They can sell and buy good and service from others in any scale, small or big business.

The e-commerce software which merchants and buyer possibly do transactions through internet is shopping cart software. It is designed specially to run online store business. It helps merchants to manage their store through internet; from anywhere, any time and any internet connection.

Commonly shopping cart software is completely supported with web optimization. It has been designed to have top page rank in any search engine tool. Besides that, the facilities such; customer support, security tool, fraud protection, web customization and handful operation will be included in a package of a good shopping cart software.

Narrative text

Narrative teks adalah jenis teks yang ditulis untuk menceritakan cerita di masa lalu dan identik dengan karangan atau cerita fiksi.

Dalam narrative teks kita dapat menemuka elemen-elemen yang membangun sebuah cerita karangan atau fiksi yaitu: penokohan, point of view, tema dan plot. Untuk dapat mengetahui sebuah narrative teks, kamu dapat memerhatikan susunan struktur di dalam kalimat seperti:

– orientasi atau pengenalan tentang apa yang ada di dalam cerita tersebut. Apa saja yang dibicarakan dalam cerita secara menyeluruh; siapa saja yang terlibat dalam cerita; serta kapan dan di mana hal tersebut terjadi dalam cerita yang ditulis.

– komplikasi: apa yang terjadi dengan tokoh. Komplikasi mengeksplor konflik yang terjadi di antara para tokoh dalam cerita. Komplikasi juga merupakan elemen utama dalam sebuah narrative teks. Tanpa hal ini, gak akan ada yang disebut narrative teks. Konflik dalam sebuah narrative teks juga dapat diperlihatkan secara natural, sosial atau psikologikal.

– resolusi: ini adalah fase di mana tokoh-tokoh yang ada memecahkan masalah yang berhubungan dengan konflilk tadi. Dalam fase ini, keberhasilan bukan poin utamanya, melainkan penyelesaian konfliknya. Dengan kata lain, penulis dapat membuat tokoh berhasil atau gagal dalam menyelesaikan konfliknya.

Beberapa macam narrative teks adalah: fable, fairy tale, myth, legend, folktales dan cerita horror.

Secara pengertian, narrative teks cenderung mirip dengan recount text. Namun ada beberapa perbedaan di antara keduanya. Salah satu yang paling mencolok adalah dalam narrative terdapat komplikasi atau runtutan dari beberapa kejadian. Sedangkan di dalam recount teks hal tersebut gak ada.

Ciri-ciri narrative teks:

  1. Menggunakan past tense
  2. Menggunakan action verb
  3. Disusun secara kronologis

Berikut ini adalah tabel ringkasan generic structure (struktur teks), tujuan dan ciri-ciri narrative teks:

Tujuan Generic Structure Ciri-ciri
Untuk menceritakan sebuah kisah dan menarik perhatian pembaca 1. Orientation
2. Complication
3. Resolution
4. Reorientation
1. Menggunakan past tense
2. Menggunakan action verb
3. Disusun secara kronologis

Contoh narrative teks:

The Dragon’s Pearl

Long ago on the top of Mount Kinabalu in Borneo, there lived a dragon. He owned a large and beautiful pearl. People believed that he controlled the weather with it.

The emperor of China heard this and wanted the pearl. He sent his two sons, Wee Ping and Wee San to Borneo to steal it. The princes, together with one hundred soldiers, set sail for Borneo in twelve sailing junks.

When they arrived in Borneo, they set out immediately to find the famous mountain. Their journey up the rugged slopes of Mount Kinabalu proved very difficult. The dragon guarded his cave very fiercely and killed many of their soldiers. Then Wee San had a clever idea. He climbed a tall tree, so he could see the dragon’s cave. He noted what time the dragon left his cave to hunt for food and what time he returned to it. Next he ordered his men to make a fake pearl and a large kite. He waited until the dragon left his cave. Then he placed the fake pearl in a bag, slung it across his shoulder and flew up to the mountain-top on the kite. He exchanged the real pearl for the fake one and then his brother pulled his kite back to the ground.

The brothers quickly returned to their ships and set sail for China. They sailed safely home. The emperor was thrilled with the pearl and gave a big party to celebrate his sons’ return.

Recount text

Recount teks adalah teks yang ditulis untuk menceritakan kejadian atau pengalaman di masa lalu, mirip seperti narrative teks. Hanya saja, recount teks menceritakan kejadian atau pengalaman nyata yang dialami penulis atau orang lain baik yang menyenangkan ataupun bukan, biografi, kegiatan di hari libur maupun kejadian bersejarah.

Perbedaan selanjutnya antara recount teks dan narrative teks adalah dalam struktur penulisannya. Narrative teks lebih fokus pada konflik dari tokoh utamanya, sedangkan recount teks hanya menuliskan runtutan kejadian tanpa konflik yang kompleks di dalamnya.

Ciri-ciri recount teks:

  1. Menggunakan past tense
  2. Menggunakan Action verb
  3. Menggunakan adjective

Berikut ini adalah tabel ringkasan generic structure (struktur teks), tujuan dan ciri-ciri recount teks:

Tujuan Generic Structure Ciri-ciri
Untuk memberikan informasi maupun menarik perhatian pembaca dengan cara menceritakan kembali sebuah kisah atau kejadian yang terjadi di masa lalu 1. Orientation: menceritakan latar belakang dan memperkenalkan tokoh utama
2. Event: Menceritakan apa saja yang terjadi secara berurutan
3. Reorientation: penutupan dari cerita
1. Menggunakan past tense
2. Menggunakan action verb
3. Menggunakan adjective

Contoh recount teks:

Watching Movie

My sister and I went to see a film last night. It was an American movie called The Lost Flight. It showed how people can quickly change when they have to look after themselves in the jungle. It was an interesting film about a plane which crashed on a small empty island in the Pacific Ocean. Although the passengers were safe, nobody knew where the plane had crashed. So the passengers had to learn how to hunt for food in the jungle and how to catch fish from the sea to eat. After a few weeks, the passengers were eating raw fish and meat. After they had been on the island for two months, three of the men made a boat and sailed away to find help. But their boat sank and they were drowned. The film ended without saying whether the passengers were rescued or not. But my sister and I enjoyed the film.

News Item

News item ditulis untuk menginformasikan kejadian penting yang terjadi saat tulisan dibuat dan dapat dijadikan berita.

Ciri-ciri news item:

  1. Singkat, informasi tentang cerita ditampilkan dalam bagain headline
  2. Menggunakan action verbs
  3. Menggunakan saying verbs
  4. Menggunakan adverb of time, place dan manner.

Berikut ini adalah tabel ringkasan generic structure (struktur teks), tujuan dan ciri-ciri news item teks:

Tujuan Generic Structure Ciri-ciri
Untuk menginformasikan kejadian yang terjadi di hari itu yang dinilai penting dan dapat dijadikan berita 1. Newsworthy event(s)
2. Background event(s)
3. Sources
1. Singkat, informasi tentang cerita ditampilkan dalam bagain headline
2. Menggunakan action verbs
3. Menggunakan saying verbs
4. Menggunakan adverb of time, place dan manner.

Contoh news item:

12-year-old Student Ready to University

A 12-year-old Sacramento student who already has three community college degrees and has been accepted to two University of California campuses says he plans on studying biomedical engineering and becoming a doctor and medical researcher by the time he turns 18.

Tanishq Abraham has been accepted to UC Davis and received a regents scholarship to UC Santa Cruz, but he has yet to decide which university he’ll attend, reported Sacramento television station CBS 13 Sunday. Tanishq started community college at age 7 and last year he received associate’sdegrees from American River College, a community college in Sacramento, in general science; math and physical science; and foreign language studies.

Professors at the college didn’t initially want him in their classes because of his age. But finally a professor agreed to let him attend if his mother, a doctor of veterinary medicine, also took the class. Biology professor Marlene Martinez said he was never afraid to ask lot of questions. “In lecture he would always pop up with ‘so, does that mean …’ or ‘what about this?’ ” Martinez said.

Spoof text

Spoof teks biasanya ditulis dalam format cerita. Cerita yang berasal dari pengalaman pribadi penulis di masa lalu yang berakhir dengan gak terduga dan lucu. Biasanya spoof teks berisi anekdot atau permainan kata yang lucu.

Lalu apa perbedaan antar narrative teks dengan spoof teks? Jika narrative teks menghibur pembaca dengan tujuan untuk memberikan sebuah pelajaran kepada pembaca. Sedangkan spoof teks menghibur pembaca dengan kejadian yang lucu.

Ciri-ciri spoof teks:

  1. Menggunakan past tense
  2. Menggunakan action verb
  3. Menggunakan adver
  4. Ditulis secara kronologis

Berikut ini adalah tabel ringkasan generic structure (struktur teks), tujuan dan ciri-ciri spoof teks:

Tujuan Generic Structure Ciri-ciri
Untuk membicarakan sebuah peristiwa yang terjadi di masa lalu dengan cara yang jenaka dan twist yang menyenangkan serta menghibur pembaca 1. Orientation
2. Events
3. Twist
1. Menggunakan past tense
2. Menggunakan action verb
3. Menggunakan adver
4. Ditulis secara kronologis

Contoh spoof teks:

The Story of Nasreddin’s Coat

One day Nasreddin had been invited to the dinner party. He went to the party by wearing old clothes. When he arrived in the party, nobody looked at him and nobody gave him a seat. He got no food in the party so he went home and change his clothes.

Next he put on his best clothes. He wore his newest coat and went to the party again. The host at once got up and came to meet him. The host offered him the best table and gave him a good seat and served him the best food.

Nasreddin sat and put off his coat. He put his coat and said; “Eat the food, Coat!” the hosts and guests were very surprised and asked Nareddin; “What are you doing?” Nasreddin replied calmly; “When I came here with my old clothes, nobody looked at me. Then I went home and put on my best clothes. I came back in my newest coat and you all give me this best food and drink.

So, you give food to my coat instead of me”. Getting Nasreddin’s answer, they just shook the head.

Anecdote text

Anecdote teks hampir sama dengan narrative, recount dan spoof teks. Yang membedakan adalah anecdote adalah cerita yang menginspirasi serta berisi kejadian yang tidak lazim namun tetap lucu.

Ciri-ciri anecdote:

  1. Menggunakna exclamation words (it’ awful, it’s wonderful, etc.)
  2. Menggunakan kalimat perintah
  3. Menggunakan pertanyaan retorik (yang sudah diketahui jawabannya)
  4. Menggunakan intensifiers
  5. Menggunakan material process
  6. Menggunakan action verb
  7. Menggunakan conjunction of time (then, afterward)
  8. Menggunakan simple past tense.

Berikut ini adalah tabel ringkasan generic structure (struktur teks), tujuan dan ciri-ciri anecdote teks:

Tujuan Generic Structure Ciri-ciri
Untuk membagikan atau menceritakan kepada orang lain tentang sesuatu yang gak biasa, lucu, atau imajinasi. 1. Abstract
2. Orientation
3. Crisis
4. Incident
5. Coda (additional conclusion/moral value)
1. Menggunakna exclamation words (it’ awful, it’s wonderful, etc.)
2. Menggunakan kalimat perintah
3. Menggunakan pertanyaan retorik (yang sudah diketahui jawabannya)
4. Menggunakan intensifiers
5. Menggunakan material process
6. Menggunakan action verb
7. Menggunakan conjunction of time (then, afterward)
8. Menggunakan simple past tense.

Contoh anecdote

Blessing Behind Tragedy

There was a black family in Scotland years ago. They were Clark family with nine children. They had a dream to go to America. The family worked and saved. They were making plan to travel with their children to America. It had taken several years but finally they had saved enough money. They had gotten passport. They had booked seats for the whole family member in a new liner to America.

The entire family was full of anticipation and excitement with their new life in America. However few days before their departure, the youngest son was bitten by a dog. The doctor sewed up the boy. Because of the possibility of getting rabies, there were being quarantined for long days. They were in quarantine when the departure time came. The family dreams were dashed. They could not make the trip to America as they had planned. The father was full of disappointed and anger. He stomped thedock to watch the ship leaved without him and his family. He shed tears of disappointment. He cursed both his son and God for the misfortune.

Five days later, the tragic news spread throughout Scotland. The ship, the mighty Titanic, had shank. It took hundreds of passenger and crew with it. Titanic which had been called the unsinkable ship had sunk. It was unbelievable but it was.

The Clark family should have been on that ship, but because of the bitten son by a dog, they were left behind. When the father heard the news, he hugged the son and thanked him for saving the family. He thanked God for saving their lives. It was a blessing behind a tragedy.

Analytical Exposition

Sebuah teks ekspositori ditulis untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi fenomena tertentu yang terjadi di sekitar kita. Ekspository teks terdiri dari definisi, ringkasan dan penjelasan.

Analytical eksposition adalah salah satu dari teks argumentatif yang menunjukan ide pendukung yang menitik beratkan pada alasan kenapa opini tertentu dari penulis merupakan suatu hal yang penting. Opini in iditulis dalam sebuah tesis yang harus dibuktikan dengan beberapa argumen.

Ciri-ciri analytical expositon:

  1. Menggunakan modals
  2. Menggunakan action verbs
  3. Menggunakan thinking verbs
  4. Menggunakan adverbs
  5. Menggunakan adjectives
  6. Menggunakan istilah-istilah teknis
  7. Menggunakan general dan abstract noun
  8. Menggunakan connectives atau transition

Berikut ini adalah tabel ringkasan generic structure (struktur teks), tujuan dan ciri-ciri Analytical exposition teks:

Tujuan Generic Structure Ciri-ciri
untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi fenomena tertentu yang terjadi di sekitar kita. Ekspository teks terdiri dari definisi, ringkasan dan explication. 1. Thesis
2. Arguments
3. Conclusion
1. Menggunakan modals
2. Menggunakan action verbs
3. Menggunakan thinking verbs
4. Menggunakan adverbs
5 Menggunakan adjectives
6. Menggunakan istilah-istilah teknis
7. Menggunakan general dan abstract noun
8. Menggunakan connectives atau transition

Contoh analytical exposition:

Why is It Important to Choose the Accredited School?

Most of teenagers need to go to school and there are a lot of schools over there. Nowadays, schools grow to offer plenty of choice; private and state ones. However it is a hard choice since there are many factors which need to be considered before making the selection. Some will be influenced by friends; because some friend got to certain school than we go to there too. Some prefer to choose certain school because of the closer distance. In fact, the primary decisive matter for selecting school is whether the school has been accredited or not.

Why is important to choose an accredited school? Well, accredited schools have an edge over the unaccredited schools. This label of Accredited School has an impact in employment opportunities. As result, if there are two or more students with similar qualifications, the student who comes from the accredited school will have an edge over the other candidate. Student from an accredited school has more open door than student with an accredited one.

Many students select certain school depending more on short term factors like friend influence and short distance from home. It is not bad since commuting actually needs much cost. Choosing school which is closer to home will save time, energy and money. However if that school is not accredited, the time and money spent along studying seems to be waste in the long term because it could become a limiting factor in gaining future opportunities.

Accredited school is not the only factor which will drive student’s success. Personality and characterization are very important too. However a student with good personality who comes from an accredited school is better than the others.

Hortatory Exposition

Hortatory exposition ditulis untuk menyorot poin yang sangat penting untuk dipertimbangkan. Tujuan dari teks ini adalah untuk mengajak pembaca untuk berpikir, bekerja, dan menentukan persis seperti yang penulis lakukan.

Perbedaan mendasar antara Horatory dengan analytical exposition adalah analytical biasa digunakan untuk menjawab pertanyaan “How is/will” sedangkan horatory digunakan untuk menjawab pertanyaan tentang “how should.”

Ciri-ciri horatory exposition:

  1. Menggunakan simple present tense
  2. Menggunakan modals
  3. Menggunakan action verbs
  4. Menggunakan thinking verbs
  5. Menggunakan adverbs
  6. Menggunakan adjectives
  7. Menggunakan istilah-istilah teknis
  8. Menggunakan general dan abstract noun
  9. Menggunakan connectives atau transition

Berikut ini adalah tabel ringkasan generic structure (struktur teks), tujuan dan ciri-ciri Horatory exposition teks:

Tujuan Generic Structure Ciri-ciri
untuk mengajak pembaca untuk berpikir, bekerja, dan menentukan persis seperti yang penulis lakukan. 1. Thesis
2. Arguments
3. Recommendation
1. Menggunakan simple present tense
2. Menggunakan modals
3. Menggunakan action verbs
4. Menggunakan thinking verbs
5. Menggunakan adverbs
6. Menggunakan adjectives
7. Menggunakan istilah-istilah teknis
8. Menggunakan general dan abstract noun
9. Menggunakan connectives atau transition

Contoh horatory exposition:

The Chaotic National Exam

As the national exam is an annual activity organized by the Education and Culture Ministry, it can be prepared for as early as possible. It is very difficult to understand why the implementation of this year’s exam was so chaotic.

I think it was caused by poor management within the central committee, so the minister should be responsible for its implementation. In an era where all activities can be supported by advanced technology, 11 provinces had to delay the exams due to the failure in the distribution of exam materials.

The quality of education reflects the progress of the nation. Therefore, the ministry needs to thoroughly assess its failure.

Well I think the text is easy to understand. However If some of you still do not understand or get difficulty of some vocabularies, the text can be understood from the following rough translation.

Discussion text

Discussion teks adalah teks yang menunjukan sebuah masalah yang ada di dalam sebuah wacana atau discourse. Masalah ini akan didiskusikan dari berbagai sudut pandang. Discussion teks biasanya ditemukan dalam philosophical, historic, dan social teks.

Ciri-ciri discussion teks:

  1. Menggunakan simple present tense
  2. Menggunakan relating verb (to be)
  3. Menggunakan thinking verb
  4. Menggunakan general dan abstract noun
  5. Mengguanakan conjunction atau transition
  6. Menggunakan modality
  7. Menggunakan adverb of maner

Berikut ini adalah tabel ringkasan generic structure (struktur teks), tujuan dan ciri-ciri discussion teks:

Tujuan Generic Structure Ciri-ciri
Untuk menunjukan informasi dan opini terhadap isu-isu yang muncul dalam kehidupan sehari-hari dalam beberapa sudut pandang 1. Issue
2. Argument for and against
3. Conclusion
1. Menggunakan simple present tense
2. Menggunakan relating verb (to be)
3. Menggunakan thinking verb
4. Menggunakan general dan abstract noun
5. Mengguanakan conjunction atau transition
6. Menggunakan modality
7. Menggunakan adverb of maner

Contoh discussion teks:

Pros and Cons of National Exam

National exam becomes the hot topic in most of discussions. Though the Supreme Court has rejected an appeal by the government on the organization of the national exams, the controversy over whether it is necessary to maintain the national exams (UN) has continued. Some debates include the primary questions such as; does the quality of Indonesia education depend on the national exam? Will the quality of the Indonesian education system worsen without national exam?

People, who support the national exam explain that the quality of the Indonesia education system will drop without the national exam, so they try to defend the current system.

However there are people who disagree with the opinion. Those who against this national exam kept in our high school education say that it doesn’t need the national exams because the quality of education does not just depend on the national exam. Further, the national exam only measures a small portion of students’ competence in specific subjects, and does not measure students’ competences throughout the semester.

In fact, the national examination can still be useful as an instrument to evaluate or detect the level of students’ cognitive competence in several subjects, on a national scale.

Rangkuman Materi Jenis Teks Dalam Bahasa Inggris

Rangkuman untuk materi kali ini adalah:

  • Mempelajari berbagai jenis teks dalam bahasa inggris dapat membantu kita meningkatkan kemampuan bahasa inggris
  • Ada tiga jenis teks yang menjadi dasar dalam bahasa inggris yaitu: description text, narration text, argumentation text
  • Cara membedakan setiap jenis teks adalah dengan memerhatikan struktur teks (generic structure)-nya.
  • Perhatikan ciri-ciri setiap jenis teks untuk belajar meulis teksnya

Selamat mempelajari berbagai jenis teks dalam Bahasa Inggris. Semoga bermanfaat!

Sumber:

http://understandingtext.blogspot.com

http://bahanajar.wordpress.com

Previous

Be + Adjective Kuis 1

Jenis-jenis teks dalam bahasa inggris kuis 1

Next

Tinggalkan komentar