Memahami Perbedaan Clause Dan Phrase Dalam Bahasa Inggris

| |

Clause dan phrase dalam bahasa inggris merupakan komponen dasar yang membentuk sebuah kalimat. Menggabungkan keduanya dengan part of speech serta bagian kalimat yang lainnya dapat membantu kita dalam menulis kalimat yang baik, efektif, serta mudah dimengerti. Selain itu, pengetahuan tentang perbedaan clause dan phrase juga sangat penting.

Sayangnya banyak orang merasa kebingungan dalam membedakan antara clause dan phrase, termasuk saya dan mungkin juga kamu. Untuk membantu menghilangkan kebingunganmu. Kali ini kamu akan belajar mengenai:

Pengertian clause dan phrase

Pengertian Clause

Clause (klausa) adalah kelompok kata yang terdiri dari kombinasi subjek dan verb/predikat. Dalam sebuah clause, kehadiran subjek dan verb/predikat sangat penting karena jika salah satunya hilang maka nggak bisa lagi dikatakan sebagai sebuah clause.

Contoh clause:

I do
She has a cat
Dini loves eating apple
I saw the monkey

Pengertian Phrase

Phrase (frasa) adalah kelompok kata yang nggak memiliki kombinasi subjek dan verb/predikat di dalamnya. Artinya, kamu nggak mungkin menemukan subjek dan verb/predikat di dalam sebuah phrase.

Contoh phrase:

The brown dog.
On the table.
Has been a strong guy.
Very beautiful.
Smoking cigarette.
To look at the sky.
A broken car.

Macam-macam clause

Independent clause

Independent clause (induk kalimat) adalah bagian dari kalimat yang bisa berdiri sendiri karena sudah mempunyai arti yang lengkap. Artinya meskipun independent clause ini dipisahkan dari sebuah kalimat, kamu tetap akan memahami maksudnya.

Contoh independent clause:

Ani went home with Sinta and Jojo. (ani pulang bersama Sinta dan Jojo)

Dari contoh di atas, kamu harusnya bisa paham apa yang Ani lakukan meski informasi tambahan “with Sinta and Jojo” dihilangkan.

Dependent Clause

Dependent clause (anak kalimat) adalah bagian dari kalimat yang nggak bisa berdiri sendiri karena belum mempunyai arti yang lengkap. Singkatnya, dependent clause adalah pasangan dari independent clause dan bisa memberikan infomasi tambahan padanya.

Biasanya ada subordinating conjunction di dalam dependent clause.

Contoh dependent clause:

Since it was Sunday.
As if I was stealing the mobile phone.
Even if I fail the examination.

Coba perhatikan, saya yakin kamu gak akan memahami arti lengkap setiap contoh di atas. Ya kan?

Macam-macam phrase

Phrase dalam kalimat dapat berperan sebagai noun, adjective, ataupun adverb; hal ini bergantung pada fungsi dan posisinya dalam sebuah kalimat.

Oleh karena itu, ada banyak macam-macam phrase, yaitu:

  1. Noun Phrase;
  2. Verb Phrase;
  3. Adjective Phrase;
  4. Adverb Phrase;
  5. Gerund Phrase;
  6. Infinitive Phrase; dan
  7. Absolute Phrase.

Noun Phrase

Ketika sebuah phrase berfungsi sebagai noun dalam kalimat maka dia disebut sebagai noun phrase. Noun phrase terdiri dari head noun dan kata-kata tambahan (modifiers atau determiners) yang memodifikasi head noun.

Layaknya sebuah noun, noun phrase dapat menjadi subjek maupun objek dalam sebuah kalimat.

Contoh noun phrase:

The man in the car never drinks alcohol (noun phrase as a subject)
She bought a red and white shirt (noun phrase as an object)

Selain itu, sebuah kalimat juga bisa mempunyai dua buah noun phrase di dalamnya:
The man in the car is waiting for his wife

Prepositional Phrase

Ketika sebuah phrase terdiri dari preposition dan object of preposition (sebuah noun atau pronoun) maka disebut sebagai prepositional phrase.

Contoh prepositional phrase:

The kid is standing near the wall
He is sleeping in the room
The cat plays under the tree

Adjective Phrase

Ketika sebuah phrase berfungsi sebagai adjective dalam kalimat maka disebut sebagai adjective phrase. Sebagai sebuah adjective, artinya phrase ini mempunyai tugas untuk memodifikasi (memberikan informasi tambahan) sebuah noun.

Sebuah adjective phrase biasanya terdiri dari: adjective, modifiers, dan kata-kata lainnya yang memodifikasi noun atau pronoun.

Contoh Adjective phrase:

The kid near the wall is my brother (“near the wall” memodifikasi noun “the kid”)
The man in the car never drinks alcohol (“in the car” memodifikasi noun “the man”)

Adverb Phrase

Phrase yang berfungsi sebagai adverb dalam sebuah kalimat disebut juga sebagai adverb phrase. Adverb phrase bertugas memodifikasi (menambahkan informasi tambahan) pada sebuah verb. Biasanya adverb phrase terdiri dari: adverb dan kata-kata lainnya seperti noun, preposition, dan mdifiers.

Contoh adverb phrase:

My father drive the motorcycle in a very high speed. (“in a very high speed” memodifikasi verb “drive”)
Usain Bolt was running very fast (“very fast” memodifikasi verb “run”)

Verb Phrase

Verb phrase adalah sebuah phrase yang terdiri dari main verb dan helping verb (auxiliarities) dalam sebuah kalimat.

Contoh verb phrase:

Usain Bolt was running very fast
He has taken the world championship

Infinitive Phrase

Infinitive phrase adalah phrase yang terdiri dari sebuah infinitive (to dan base form of verb) dan modifiers atau kata lainnya. Infinitive phrase selalu berfungsi sebagai noun, adjective atau adverb dalam sebuah kalimat.

I love to drive a car (noun)
The headmaster made a plan to help the young (adjective)
She read the book to calm her baby (adverb)

Gerund Phrase

Gerund phrase adalah phrase yang terdiri dari gerund (verb+ing), modifiers, dan kata lainnya. Dalam sebuah kalimat gerund phrase berfungsi sebagai noun.

Contoh gerund phrase:

Listening to the music is my hobby (noun as a subject)
My mom started writing the book (noun as an object)

Participle Phrase

Participle phrase adalah terdiri dari present participle (verb+ing) atau past participle (v3), modifiers, dan kata lainnya. Dalam sebuah kalimat, participle phrase biasanya ditandai dengan koma dan bertugas layaknya sebuah adjective.

Contoh participle phrase:

The students, raising their hands, need extra page.
The table,made of wood, looks very beautiful

Absolute Phrase

Absolute phrase dikenal juga dengan sebutan nominative phrase, biasanya terdiri dari noun atau pronoun, sebuah participle dan modifiers. Saat membuat sebuah tulisan, absolute phrase menambahkan informasi kepada sebuah kalimat.

Contoh absolute phrase:

She is looking very much happy, her face expressing a shine of happiness.

Perbedaan clause dan phrase

Melihat penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa perbedaan antara clause dan phrase terletak pada strukturnya.

  • Clause terdiri dari subjek dan predikat;
  • Phrase hanya terdiri dari subjek saja atau predikat saja.

Singkatnya, berikut ini adalah gambaran hubungan antara phrase, clause dan kalimat:

Sebuah kalimat terdiri dari dua buah clause. Masing-masing clause dapat terdiri dari beberapa phrase. Setiap phrase terdiri beberapa kata.

Demikian pembahasan tentang perbedaan clause dan phrase dalam bahasa inggris kali ini, semoga kamu mendapatkan ilmu yang kamu cari di sini. Jangan lupa share artikel ini pada kawan-kawan di sekitarmu ya!

Previous

Belajar Gerund Dalam Bahasa Inggris Dengan Contoh Dan Keunikannya

Mari Mengenal Dan Memahami Descriptive Text Dalam Bahasa Inggris

Next

Tinggalkan komentar