Percakapan Bahasa Inggris Sehari-hari Di Lingkungan Sekitarmu

| | ,

Belajar bahasa inggris tanpa belajar berbicara itu sama saja bohong. Serius. Berbicara atau percakapan adalah unsur penting dalam belajar bahasa inggris yang wajib kamu pelajari, apalagi percakapan bahasa inggris sehari-hari yang dapat digunakan di lingkungan sekitarmu.

Dengan mempelajari hal ini kamu akan lebih mudah mempraktekan ilmu yang sudah kamu pelaari di sekolah maupun kampus

Tapi belajar percakapan pun bukan sembarangan berbicara, karena ada ilmu dan tata caranya bahkan ada juga percakapan yang hanya bisa digunakan di tempat-tempat tertentu.

Misalnya: excuse me doc, I have a problem with my ear -> ini adalah contoh percakapan di rumah sakit

Lalu ada lagi khusus untuk di tempat makan, di hotel, dan lain-lain. Kamu bisa menemukannya di artikel ini nanti. 

Bersama infoinggris.com mari kita ketahui bersama kalimat-kalimat yang biasa digunakan dalam percakapan bahasa inggris sehari-hari yang dapat digunakan di lingkungan sekitarmu.

Percakapan sehari-hari di rumah antara orang tua dan anak

Andri: Good morning dad” (Selamat pagi yah)

Ayah: “Good morning boy! How is your day yesterday?” (Selamat pagi nak! Gimana harimu kemarin?)

Andri: Wonderful! I had so much fun with my friend” (Sangat menyenangkan sekali! Aku melakukan banyak hal yang menyenangkan bareng temen-temen)

Ayah: “Good! Shall we go now?” (Oh bagus dong! Berangkat sekarang nih?)

Andri: “Of course! We are running out of rime!” (Iya song yah, kita udah hampir telat ini, ngga ada waktu lagi)

Pembahasan:

Dalam contoh percakapan di atas, yang ditulis tebal merupakan contoh dari sapaan (greeting), mengekspresikanperasaan (expressing feeling), dan idiom.

Sapaan/Menyapa (Greetings)

Sapaan atau disebut greetings adalah percakapan dasar yang harus kamu kuasai. Ada berbagai macam sapaan dalam bahasa inggria, namun yang biasa digunakan adalah:

Hi!Hello!
Good Morning
Good Afternoon
Good Evening
How are you?
How is it going?What’s up?

Untuk good morning/good afternoon/good evening digunakan pada waktu tertentu.

Good morning (selamat pagi) digunakan pada pagi hari antara pukul 00:00 sampai dengan 12:00

Good afternoon (selamat siang) digunakan pada siang hari antara pukul 12:00 sampai dengan 18:00

Good evening (selamat malam) digunakan pada malam hari antara pukul 18:00 sampai dengan pukul 00:00

Good night ngga termasuk ke dalam ungkapan untuk menyapa atau kata sapaan, karena native speaker (bule: red) menggunakan good night saat berpisah dengan temannya di malam hari dan ngga akan bertemu lagi. 

Jadi misalnya kamu mau pulang dari tempat main di malam hari, dan ngga ada rencana untuk keluar rumah lagi maka gunakan good night sebagai salam perpisahan.

Mengungkapkan perasaan atau kondisi kesehatanmu

Mengekspresikan perasaan adalah ungkapan yang digunaakan untuk menunjukan perasaan yang kamu miliki.

Beberapa contohnya adalah:

I’m fineGreat!
All rightI feel a little sad
I have got a headache and I feel terribleIt’s been a difficult day
I’m sadI’m happy

Semua contoh di atas dapat digunakan untuk percakapan yang sifatnya formal dan informal.

Percakapan sehari-hari di sekolah antara dua orang murid

Andri: “Hey Nina, may I borrow your book? I forgot to bring my book” (Hey Nina, boleh ngga aku pinjam bukumu? Aku lupa, ngga bawa buku)

Nina: Poor you. The book is on my table, help youself” (Kasian banget kamu. Boleh, bukunya ada di atas mejaku, ambil sendiri ya)

Andri: “Thanks” (Makasih)

Nina: I think you should put your book to your bag before going to bed later” (Lain kali seharusnya kamu simpan dulu bukumu ke dalam tas sebelum tidur)

Andri: “Of course I will, thanks by the way. You save my life” (Baiklah, nanti aku lakukan. Terima kasih, kamu benar-benar membantuku)

Andri: Let’s go get a coffee this evening. Do yo have time?” (Nanti malem ngopi yuk? Kamu punya waktunya kan?)

Nina: “Sorry, I’m keeping myself bussy. Maybe tomorrow or the day after tomorrow” (Maaf aku lagi sibuk sekarang. Mungkin besok atau lusa deh)Andri: “Great! I’ll call you later” (Sip! Nanti aku telfon lagi)

Pembahasan: 

Dalam contoh percakapan bahasa inggris sehari hari di atas, yang ditulis tebal adalah kalimat yang digunakan untuk meminta izin (asking for permission), menunjukan perasaan (expressing feeling), memberikan saran (giving advice), undangan atau ajakan (invitation), dan idiom.

Meminta izin

Untuk meminta izin atau persetujuan, dalam bahasa inggris ada beberapa kata yang biasa digunakan untuk meminta izin, yaitu:

May I……?Can you…..?
Will you……?Shall I….?
Could you……?Would you…..?
Should I…….?Do you mind if…….?
What do you think of…..?

Ada perbedaan antara will/can/shall dengan could/would/should yang harus kamu ketahui

Ketika meminta izin dalam bahasa inggris, ada istilah polite (sopan) dan impolite (kurang  sopan)

Could/would/should  termasuk ke dalam cara meminta izin yang sopan (polite)

Misalnya saat meminta izin ke guru atau orang tua di rumah: 

“Could I go to the movie with my friends mom?” (saya boleh ke bioskop bareng teman-teman ngga bu?) 

Sedangkan will/can/shall termasuk ke dalam cara meminta izin yang kurang sopan (impolite)

Misalnya saat meminta izin ke temanmu di sekolah:

“can I bring your book today?” (Hari ini bukumu aku bawa ya, boleh ngga?)

Memberikan saran atau nasehat (Giving advice)

Dari percakapan sebelumnya antara Andri dan Nina, bagian mana yang termasuk ke dalam giving advice? 

Iya, yang ini:

I think you should put your book to your bag before going to bed later

Ketika memberikan saran atau nasehat, usahakan gunakan kalimat lengkap. Termasuk di dalamnya ada:

I think……

I feel…….

In my opinion/in my humble opinion……. 

Hal ini bertujuan untuk menjaga perasaan lawan bicara kita, jadi saran atau nasehat yang kita berikan akan didengarkan dengan baik oleh mereka.

Undangan atau Ajakan (Invitation)

Dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia, kita biasa mengajak atau mengundang orang lain. 

Bentuk kalimat undangan atau ajakan yang kita ucapkan umumnya ada dua bentuk: kalimat tanya dan kalimat ajakan positif. 

Contohnya:

Besok nonton film Gundala yuk! Atau besok nonton film Gundala mau ngga?

Hal yang sama juga dilakukan oleh native speaker bahasa inggris. Jadi ada dua bentuk invitation yang bisa digunakan, seperti di Indonesia.

Contohnya:  “Let’s go get a coffee this evening” (Nanti malam ngopi yuk!) atau “would you like to see a movie tonight?” (apakah kamu mau nonton film nanti malam?)

Language note:

Gunakan ungkapan “would you like to” jika kamu ingin menunjukan kesopanan di hadapan lawan bicaramu.

Percakapan sehari-hari di perpustakaan sekolah antara murid dengan guru

Andri: “I want to return these three books Sir”(saya ingin mengembalikan tiga buku ini Pak)

Mr. Edi: “One of them was due on Tuesday. You are late to return this book. I am sorry, you have to pay the the fine” (salah satu dari tiga buku ini harusnya kamu kembalikan hari Selasa. Kamu telat mengembalikannya. Maaf tapi kamu wajib membayar denda)

Andri: “I forgot to bring the book yesterday because I was busy preparing my test Sir. I think it is still acceptable” (saya lupa bawa bukunya kemarin Pak karena saya sibuk belajar buat ujian, Saya kira masih bisa diterima Pak)

Mr. Edi: “I am sorry, it is not. You have to pay the fine. Dont’t forget to fill the form before you pay.” (Maaf, tapi ngga bisa, Kamu wajib membayar dendanya. Jangan lupa mengisi formulir yang ada sebelum membayar denda)

Andri: “Yes Sir” (baik Pak)

Dalam kalimat di atas, yang ditulis tebal merupakan contoh dari ungkapan untuk menyatakan kewajiban (obligation). 

Obligation dibagi menjadi dua bagian, yaitu must dan have to. 

Ada perbedaan yang harus kamu perhatikan dari obligation ini, diantaranya adalah:

Must berarti menunjukan perasaan orang yang mengucapkannya, sedangkan have to menunjukan kewajiban seseorang berdasarkan aturan. Misalnya:

“you must come Andri” 

Ini berarti Andri diharuskan datang karena temannya membutuhkan dia, tetapi bukan kewajiban Andri untuk memenuhinya.

“you have to come Andri”

ini berarti Andri diwajibkan datang karena ada peraturan yang mewajibkan nya datang. 

Must not berarti sebuah larangan, sedangkan don’t have to berarti ngga ada aturan yang melarang kamu melakukan sesuatu. Contohnya:

“You must not drive when you are drunk” (Kamu dilarang mengendarai kendaraan dalam keadaan mabuk) 

Sedangkan

“You don’t have to drive” (kamu tidak diwajibkan mengendarai kendaraan, tapi jika kamu mau, kamu boleh melakukannya).

Percakapan sehari-hari di kantor pos atau tempat ekspedisi (JNE, J&T, dsb)

Andri: “I want to send this packet to Yogyakarta, Please” (saya ingin mengirimkan paket ini ke Yogyakarta Pak)

Officer: “That will be Rp. 20.000, Anything else?” (Pengirimannya jadi Rp. 20.000 bayarannya. Ada lagi yang bisa saya bantu?)

Andri: “Yes, could you weight this tiny packet please?” (ya, bisa tolong ukur berat paket saya yang ini ngga pak?)

Officer: “It just twenty grams, it won’t cost too much” (Beratnya 20gram, bayaran untuk paketnya ngga terlalu mahal)Andri: “Thanks” (Makasih ya Pak)

Percakapan sehari-hari saat tidak sengaja bertemu dengan teman lama

Andri:Hello there Doni! What a surprise to meet you here” (Hey Doni! Ngga nyangka bisa bertemu di sini)

Doni: “Andri! What a coincidence! I have not seen you in ages! What are you doing here?” (Andri! Wah kebetulan banget nih! Udah lama ngga bertemu, apa yang kamu lakukan di sini?)

Andri: “I just sent my packet to my friend in Yogyakarta. Hey, how have you been?” (aku baru saja mengirimkan paket punyaku kepada teman di Yogyakarta. Apa kabar?)

Doni: “Same as usual! Haha. Hey I must go to my friend’s house. How about a cup of coffee this weekend? Bills on me!” (Seperti biasa lah haha. Hey aku harus pergi ke rumah temanku sekarang. Bagaimana kalau kita ketemu lagi sekalian ngopi nanti akhir minggu? Aku yang bayar)

Andri: “I’d love to! But you must pick me up because my motorcycle is broken” (Woh mau banget! Tap kamu harus jemput aku soalnya motorku rusak)Don: “Sure, see ya!” (pasti, sampai jumpa lagi)

Kata-kata yang ditulis tebal merupakan ungkapan yang biasa dipakai saat tidak sengaja bertemu dengan teman lama. 

Berikut ini beberapa tambahan yang bisa kamu gunakan:

“can’t imagine meeting you here!”

“Never though I would see you here!”

“What are you doing in this neck of the woods?”

“have you been keeping busy?”

“where have you been hiding yourself?”

Percakapan sehari-hari di restoran atau tempat makan

Waiter: “Hello, I am Azam. I’ll be your server this evening” (hallo, saya Azam. Saya yang akan melayani anda malam ini)

Andri: “Hi, nice to meet you Azam. I would like a nonsmoking table for three” (Hi. Senang bertemu denganmu Azam. Saya ingin memesan satu meja yang bukan untuk perokok dengan untuk tiga orang)

Waiter: “Sure. There is the table you are looking for” (Tentu saja, meja anda di sebelah sana)

Andri: “thank you” (terima kasih)

Waiter: “would you like something to drink first or you want to order something else?” (apakah kamu ingin memesan minum dulu atau memesan yang lainnya?)

Andri: “Yeah, I’ll have three roast beef with mashed potatoes and peas (yeah, saya memesan tiga daging panggang dengan kentang tumbuk dan kacang polong)

Waiter: “Well done, please”(Baiklah, mohon ditunggu)

Percakapan sehari-hari saat berpisah dengan teman dan pulang ke rumah masing-masing di malam hari setelah bermain

Andri: “It is 9 o’clock now, I think we must go home” (sudah jam 9 pas nih, sepertinya kita harus pulang sekarang)

Dian: “Yes, my father will be angry if I come home late” (Iya, bapakku pasti marah kalau aku pulang telat ke rumah)

Andri: “Ok then, good night Dian” (baiklah kalau begitu, selamat tinggal Dian)Dian: “Good night Andri. See you tomorrow!”(selamat tinggal Andri, sampai bertemu lagi besok)

Semua percakapan di atas hanyalah sedikit contoh umum dari percakapan bahasa inggris sehari-hari yang dapat digunakan di lingkungan sekitarmu.

Masih banyak lagi percakapan kehidupan sehari-hari yang konteks-nya berbeda. Pastikan ingat hal ini saat mempelajari conversation ataupun percakapan:

Selalu perhatikan konteks percakapannya

Karena kalimat maupun ungkapannya akan sangat bergantung terhadap konteks-nya.

Silahkan cari contoh percakapan lebih banyak di mesin pencari, maupun di blog ini. Insyaallah akan segera ditayangkan materinya. 

Idiom

Di awal tulisan ini, saya beberapa kali menyebutkan idiom. Buat kamu yang sudah mengerti ataupun sekedar tahu tentang idiom pasti sudah terbiasa menemuinya.

Tapi buat kamu yang belum tahu, atau mungkin baru mengetahui sekarang, imungkin kamu akan kesuliatan menemukan idiom dalam percakapan bahasa inggris sehari-hari yang dapat digunakan di lingkungan sekitarmu.

Oleh karena itu, saya akan membahas sedikit tentang idiom pada tulisan kali ini.

Sebenarnya apa sih idiom? Kenapa harus belajar idiom? Bagaimana cara belajar idiom? Bagaimana menguasai idiom?

Idiom adalah frasa (kumpulan kata-kata tanpa kata kerja) ataupun ekspresi yang mana artinya ngga bisa disamakan dengan arti sebenarnya dari kata yang digunakan.

Percakapan bahasa inggris sehari-hari, sangat banyak menggunakan idiom. Namun karena kurang formal makanya ngga banyak diajarkan di sekolah.

Misalnya idiom:

“we are all in the same boat”

jika diartikan secara langsung, maka akan menjadi seperti ini

“kita semua berada pada perahu yang sama”

Padahal, karena itu merupakan sebuah idiom, artinya bukan seperti di atas itu. Arti sebenarnya dari idiom “we are all in the same boat” adalah:

“we all have the same problem” (kita semua mempunyai permasalahan yang sama)

jauh banget kan ya?

Banyak sekali website yang menyediakan contoh-contoh idiom di google, namun sebenarnya untuk bisa menguasai idiom hanya ada satu cara:

Praktekan langsung.

Karena dengan begitu kamu secara ngga sadar akan memahami kapan waktu yang tepat untuk menggunakan sebuah idiom dalam percakapan bahasa inggris sehari-hari

Berikut ini ada beberapa contoh idiom yang saya temukan:

IdiomMeaning
We’re in hot waterwe’re in trouble
Drop me a linecall me sometimes
She gave him a dirty lookshe looked at him angrily
we don’t see eye to eyewe don’t agree
couldn’t agree morei am very agree with you

Dan satu lagi, idiom antara American English & British English berbeda lho yah!

Refferensi:

Conversational American English. (2011). McGRAW-HILL’S. Downloaded from here

Contoh idiom

Previous

Kata Benda Dalam Bahasa Inggris: Penjelasan Lengkap dengan Contohnya

Memahami Grammar Bahasa Inggris Lebih Dalam Lagi

Next

Tinggalkan komentar