9 Phrase Bahasa Inggris Yang Mubazir Dan Sering Kita Gunakan

| |

Menggunakan phrase bahasa inggris memberikan banyak sekali manfaat untuk kita, salah satunya: kita dapat menyampaikan gagasan dengan bahasa yang lebih sederhana agar orang lain dapat memahaminya dengan mudah.

Ada banyak sekali phrase dalam bahasa inggris. Kamu mungkin sudah menemukan ratusan sampai ribuan phrase sepanjang kamu belajar bahasa inggris. Namun tahukah kamu bahwa ada 9 phrase bahasa inggris yang mubazir dan sangat sering kita—orang Indonesia—gunakan?

Apa saja sih kesembilan phrase tersebut? Berikut ini adalah daftarnya!

Forever and ever

Pernahkah kamu mendengar seseorang mengucapkan kalimat cliché “I will love you forever and ever?” atau membaca kalimat yang ada “forever and ever” di dalamnya? Untuk sebagian besar orang, phrase ini berarti selama-lamanya atau gak akan pernah berakhir.

Faktanya, “and ever” dalam phrase ini sangat gak diperlukan. Kenapa? Karena kata “forever” sendiri sudah berarti “selama-lamanya” atau “gak akan pernah berakhir.”

Jadi, masih mau menggunakan phrase yang satu ini?

New Innovations

Phrase ini biasa kita temukan dalam iklan sebuah produk atau hal-hal lain yang bersifat promosi dengan tujuan mengenalkan sesuatu pada kita. Misalnya: “The new innovation has come! Join us to see the better future of your car safety.”

Faktanya menurut kamus bahasa inggris oxford, kata “new” justru sudah ada dalam arti kata “innovations.” Jadi double news dong? Ya kan?

Completely Annihilate

Kata “annihilate” dalam bahasa indonesia adalah membinasakan; memusnahkan, dengan kata lain membuat sesuatu menghilang dari dunia ini tanpa menyisakan apapun. Pokoknya tadinya ada jadi gak ada sama sekali.

Misalnya: “Pemerintah Indonesia berhasil membinasakan virus corona dalam waktu tiga bulan.”

Sedangkan “completely” dalam bahasa indonesia adalah habis; sama sekali; habis-habisnya.

Jika “annihilate” saja sudah berarti menghilangkan sesuatu sehabis-habisnya, kenapa harus ditambahkan “completely” di depannya?

Blatantly Obvious

Dalam dunia tulis-menulis, pengulangan kata dengan makna yang sama biasanya sering dihindari karena hanya membuat sebuah kalimat menjadi gak efektif. Hal ini ternyata berlaku untuk phrase “blatantly obvious.”

Dalam bahasa indonesia, baik “blatantly” maupun “obvious” ini mempunyai makna yang sama yaitu membuat sesuatu menjadi lebih jelas. Artinya, ketika mengatakan “blatantly obvious” kamu sedang membuat sesuatu yang sudah jelas jadi lebih jelas lagi. Bingung kan?

Makanya jika suatu hari kamu menemukan phrase ini, lebih baik jangan ditiru ya, cukup gunakan satu saja.

Fiction Novel

Well, phrase yang satu ini sudah sangat sering kita gunakan. Namun ternyata “fiction novel” ini phrase yang mubazir loh!

Menurut oxford dictionary, “fiction” adalah a type of literature that describes imaginary people and events, not real one. Sedangkan novel berarti a story long enough to fill a complete book, in which the characters and events are usually imaginary.

Perhatikan dua kata yang saya bold, baik “fiction” maupun “novel” sama-sama sebuah karangan atau imaginasi penulisnya. Bedanya, “fiction itu gak selalu novel” sedangkan “novel itu selalu fiction.”

Advance Warning

Warning atau peringatan sejak jaman dulu selalu diberikan sebelum suatu musibah atau kejadian terjadi. Dengan begitu, kata “advance” dalam phrase ini justru gak berfungsi apa-apa karena sama-sama bemakna “sebelum.”

Ini mirip dengan salah satu ungkapan populer dalam bahasa indonesia yaitu: “penyesalan selalu datang terakhir.” Iya kan?

Unexpected Surprise

Apa yang muncul dalam kepalamu saat mendengar atau membaca kata “surprise” saat ini? Saya yakin kamu membayangkan sesuatu yang dapat mengejutkanmu; gak terduga dan (mungkin) spektakuler.

Sedangkan “unexpected” berarti sesuatu yang gak terduga juga. Lagipula sejak dulu “surprise” itu ya kejutan, gak ada peringatan maupun settingan-settingan seperti acara jail-jailan teman. Jadi mau sampai kapan menggunakan phrase ini?

Sudden impulse

Impulse di sini adalah sebuah keinginan atau kebutuhan untuk melakukan sesuatu yang tiba-tiba datang. Kesimpulannya, “impulse” itu datang dengan sendirinya, gak bisa dipaksakan.

Nah, “sudden” sendiri artinya juga sama “tiba-tiba” kan? Sekali lagi saya ingatkan, sebisa muungkin hindari menggunakan dua kata yang memiliki makna sama dalam satu kalimat ya!

End Result

Ketika melakukan kegiatan ataupun aktivitas, kita hanya akan melihat hasilnya ketika kegiatan tersebut sudah selesai kita lakukan. Gak pernah ada yang mampu melihat hasil dari suatu kegiatan—terutama tentang berhasil atau gagal—sebelum menyelesaikan kegiatannya. Kecuali menggunakan sesuatu yang gaib-gaib ya!

Jadi seharusnya “end” dihilangkan karena artinya pun sudah ada dalam kata “result” mubazir banget gak sih?

“There is no ‘too late’ to be the best of yourself!”

Terlepas dari kebiasaan kita menggunakan 9 phrase bahasa inggris yang mubazir di atas, karena kamu sekarang mengetahui ilmunya, alangkah lebih baik jika kamu mulai membiasakan diri untuk mengubah kebiasaan yang salah tersebut secepat mungkin.

Sumber: https://www.rd.com/culture/redundant-phrases

Previous

Memahami Perbedaan Kalimat Verbal Dan Non Verbal Bahasa Inggris

8 Perubahan Aturan Grammar Bahasa Inggris Dalam 10 Tahun Terakhir

Next

Tinggalkan komentar